Intersepsi Tajuk Pada Pola Agroforestri Campur dan Pohon Pembatas Di Desa Leksana, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara

Salah satu proses hidrologi dalam sistem agroforestri adalah intersepsi. Intersepsi adalah bagian dari presipitasi yang tidak mencapai lantai hutan (Lee, 1988). Penerapan sistem agroforestri yang berbeda akan memberikan respon proses hidrologi yang berbeda pula.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai aliran tembus, saliran batang dan intersepsi tajuk, pada pola agroforestri yang umum diaplikasikan oleh masyarakat.

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Leksana, Karangkobar, Banjarnegara pada pola ruang agroforestri campur (Random Mixture / RM)) dan pohon pembatas (Trees Along Border / TAB) selama bulan Desember 2017-April 2018. Metode pengambilan data dilapangan dilakukan dengan pendekatan keseimbangan volume yaitu nilai intersepsi kanopi (Ic) diperoleh dari pengurangan tebal hujan (P) dengan aliran tembus (Tf) dan Aliran Batang (Sf), nilai Tf dan Sf di ambil di plot penelitian menggunakan alat masing-masing dan data hujan menggunakan Automatic Rainfall Recorder. Penempatan alat aliran tembus dipasang secara sistematik, dengan jarak antara alat 2×2 m,  plot penelitian berukuran 8×10 m, sehingga total alat 30 aliran tembus serta 2 pohon aliran batang di pola campur dan 6 di pola pohon pembatas. Data diolah menggunakan Ms. Excel, SPSS dan SigmaPlot.

Hasil penelitian menunjukkan besar nilai intersepsi tajuk pada pola campur berkisar 16,88-80,87% dengan rerata 38,48 % dan pada pola pohon pembatas yaitu berkisar 16,31-86,33% dengan rerata 40,01%. Hubungan antara tebal hujan dengan intersepsi tajuk memiliki  persamaan pada pola campur yaitu IC-RM = 1,546+0,205(P) dengan nilai R2=0,705 dan pola pohon pembatas yaitu IC-TAB=2,257+0,150(P) dengan nilai R2=0,592. Perbedaan kedua pola agroforestri terletak pada pemilihan jenis dan peletakan pohon yang memengaruhi besar persen penutupan tajuk.

Ditulis oleh :

Firdiya Nur Fadhilah Nakula

14/367884/KT/07851

email : firdya.nur.fadhilah@gmail.com

Leave a Comment