Prediksi Erosi dengan Metode Erossion Bridge pada Lahan Agroforestry dan Pertanian Intensif di Desa Leksana, Karangkobar, Banjarnegara

Prediksi Erosi dengan Metode Erossion Bridge pada Lahan Agroforestry dan Pertanian Intensif di Desa Leksana, Karangkobar, Banjarnegara

Desa Leksana merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara dengan topografi berupa pegunungan. Wilayah ini memiliki kemiringan >40 derajat yang didominasi oleh tutupan lahan berupa tegalan dan kebun. masyarakat di Desa Leksana ini sebagian besar menggantungkan hidupnya pada lahan. Mereka memanfaatkan lahan untuk ditanami kubis, kentang, jagung dan kacang dengan menerapkan pola tanam berupa agroforestri maupun pertanian intensif. Erosi yang khususnya terjadi pada lahan pertanian menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah sehingga menurunkan produktivitas…

Baca selanjutnya

Bentuk solusi konservatif untuk masyarakat Kecamatan Karangkobar Banjarnegara melalui Teknologi Biodigester Skala Rumah Tangga

Bentuk solusi konservatif untuk masyarakat Kecamatan Karangkobar Banjarnegara melalui Teknologi Biodigester Skala Rumah Tangga

Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah di hulu DAS Serayu yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2014, longsor pernah terjadi di Desa Jemblung Kecamatan Karangkobar yang menyebabkan 108 orang meninggal terkubur longsor. Kejadian longsor di wilayah ini disebabkan berbagai macam hal yaitu faktor fisik lingkungan dan juga faktor manusia berupa pemanfaatan lahan pertanian secara intensif. Pemanfaatan lahan yang intensif disebabkan karena mayoritas…

Baca selanjutnya

Dampak Kebakaran Lahan Terhadap Respon Tinggi Muka Air Tanah Gambut di Kabupaten Siak Provinsi Riau

Dampak Kebakaran Lahan Terhadap Respon Tinggi Muka Air Tanah Gambut di Kabupaten Siak Provinsi Riau

Lahan gambut yang berada di DAS Siak termasuk dalam kategori lahan yang kritis, terutama dalam peristiwa bencana kebakaran lahan. Perstiwa kebakaran yang terjadi dapat disebabkan oleh aktivitas manusia secara sengaja maupun alami yang disebabkan oleh iklim. Lokasi penelitian berada pada lahan bekas kebakaran di Desa Rawa Mekar Jaya mengalami penggenangan air ketika musim hujan dan mengalami kekeringan disaat musim kemarau. Sedangkan pada lokasi hutan primer di Taman Nasional Zamrud kondisi lahan gambut relatif lebih stabil…

Baca selanjutnya

Studi Lapangan & Sosial MSFSCC: Agroforestri sebagai Transisi Sistem Pertanian yang Berkelanjutan

Studi Lapangan & Sosial MSFSCC:  Agroforestri sebagai Transisi Sistem Pertanian yang Berkelanjutan

Kecamatan Karangkobar dan Wanayasa yang menjadi tempat pelaksanaan program MSFSCC berada di daerah tangkapan air Penanggungan dan Tamansari, sub DAS Merawu, DAS Serayu. Daerah tersebut masuk ke daerah hulu DAS yang memiliki fungsi lindung dan ‘seharusnya’ dibiarkan sebagaimana adanya. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, masyarakat di sekitar kawasan tersebut menggunakan lahan untuk memenuhi kebutuhannya dengan cara bertani, bermukim, dan bentuk penggunaan lahan lainnya. Akibatnya, ketersediaan lahan pertanian produktif pun semakin menyusut karena alih fungsi…

Baca selanjutnya
1 4 5 6 7 8