Menghentikan Dosa Ekologis (Seri-5)

Menghentikan Dosa Ekologis (Seri-5)

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada November 2025 merupakan hasil dari interaksi faktor alam dan kerentanan lingkungan yang diciptakan manusia. Hujan ekstrem akibat anomali cuaca (termasuk adanya siklon tropis Senyar yang langka) menjadi triger yang menguji sistem alam. Sayangnya, kerusakan ekosistem hulu berupa deforestasi luas, alih fungsi lahan tak terkendali, dan buruknya pengelolaan DAS ditambah minimnya upaya-upaya konservasi DAS telah menghilangkan kapasitas alamiah dalam meredam curah hujan…

Baca selanjutnya

Adaptasi Cerdas Iklim melalui Agroforestri Kopi Berbasis Pengetahuan Lokal di Hulu DAS Merawu

Adaptasi Cerdas Iklim melalui Agroforestri Kopi Berbasis Pengetahuan Lokal di Hulu DAS Merawu

Perubahan iklim dan dampaknya bukan lagi menjadi ancaman abtrak di masa depan, melainkan telah menjadi realitas sehari-hari yang dirasakan oleh seluruh penduduk dunia. Di Indonesia dan berbagai belahan dunia, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang paling rentan karena petani kecil sangat bergantung pada kondisi musim dan iklim. Cuaca ekstrem, peningkatan suhu, curah hujan yang tidak menentu, dan meningkatnya bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, kekeringan) telah berdampak pada turunnya produktivitas pertanian (Osei dkk., 2023). Situasi ini…

Baca selanjutnya

Identifikasi Karakteristik Mata Air serta Rancangan Konservasi Mata Air Berbasis Zonasi di Desa Binangun Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara

Identifikasi Karakteristik Mata Air serta Rancangan Konservasi Mata Air Berbasis Zonasi di Desa Binangun Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara

Desa Binangun yang berada di hulu Sub-DAS Merawu, bagian dari DAS Serayu, memiliki peran penting sebagai daerah tangkapan air. Namun, degradasi lahan, penurunan tutupan vegetasi, dan tekanan pembangunan menyebabkan berkurangnya debit serta kualitas mata air. Data mengenai karakteristik mata air masih terbatas, padahal informasi tersebut sangat penting sebagai dasar pengelolaan dan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi karakteristik mata air di Desa Binangun dan (2) menyusun rancangan strategi konservasi berbasis zonasi sesuai guna menjamin…

Baca selanjutnya

Prediksi Erosi pada Lahan Agroforestri di Daerah Tangkapan Air Gintung Sub DAS Merawu Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara

Prediksi Erosi pada Lahan Agroforestri di Daerah Tangkapan Air Gintung Sub DAS Merawu Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara

Alih fungsi lahan dan pengolahan pertanian intensif di kawasan hulu Sub DAS Merawu menyebabkan peningkatan risiko erosi dan sedimentasi. Ekosistem DAS hulu berperan penting melindungi wilayah hilir sehingga permasalahan di hulu akan berdampak pada kuantitas dan kualitas air. DTA Gintung di Desa Binangun memiliki kondisi lereng yang curam dan penutupan lahan berupa agroforestri dan pertanian intensif sehingga rentan terhadap erosi. Sistem agroforestri yang diterapkan oleh petani kopi merupakan alternatif pengelolaan lahan untuk menekan laju degradasi,…

Baca selanjutnya

Prediksi Erosi Dengan Metode Erosion Bridge Pada Lahan Agroforestri Kopi Robusta (Coffea Canephora) di Desa Binangun, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara

Prediksi Erosi Dengan Metode Erosion Bridge Pada Lahan Agroforestri Kopi Robusta (Coffea Canephora) di Desa Binangun, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara

Erosi merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang serius pada ekosistem daerah aliran sungai. Strategi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir erosi yaitu dengan teknik konservasi vegetatif seperti agroforestri. Agroforestri telah diterapkan di Desa Binangun, berupa agroforestri kopi dengan pola tanam dominan berupa trees along border dan random mixture. Menurut Naharuddin (2018) perbedaan pola tanam berpotensi mempengaruhi kemampuan lahan dalam meminimalisir terjadinya erosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengukur besaran erosi pada kedua pola tanam tersebut…

Baca selanjutnya
1 2 3 4 11