El Niño dan La Niña: Sebuah Kenormalan Baru Iklim Dunia

El Niño dan La Niña: Sebuah Kenormalan Baru Iklim Dunia

El Niño dan La Niña bukanlah fenomena baru. Namun keduanya saat ini berlangsung di atas bumi yang lebih panas, laut yang menyimpan lebih banyak energi, serta bentang alam yang semakin kehilangan daya dukung dan daya tampungnya. Akibatnya, kekeringan, kebakaran hutan, hujan ekstrem, banjir, dan tanah longsor terjadi dengan dampak yang semakin besar. Kondisi tersebut tidak lagi cukup kita dipandang sebagai anomali sesaat, tetapi perlu dimaknai sebagai bagian dari sebuah kenormalan baru iklim dunia.   Hatma…

Baca selanjutnya

Adaptasi Cerdas Iklim melalui Agroforestri Kopi Berbasis Pengetahuan Lokal di Hulu DAS Merawu

Adaptasi Cerdas Iklim melalui Agroforestri Kopi Berbasis Pengetahuan Lokal di Hulu DAS Merawu

Perubahan iklim dan dampaknya bukan lagi menjadi ancaman abtrak di masa depan, melainkan telah menjadi realitas sehari-hari yang dirasakan oleh seluruh penduduk dunia. Di Indonesia dan berbagai belahan dunia, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang paling rentan karena petani kecil sangat bergantung pada kondisi musim dan iklim. Cuaca ekstrem, peningkatan suhu, curah hujan yang tidak menentu, dan meningkatnya bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, kekeringan) telah berdampak pada turunnya produktivitas pertanian (Osei dkk., 2023). Situasi ini…

Baca selanjutnya

Strategi Terpadu Penyelamatan DAS Ciliwung: Pemulihan Hidrologi DAS, Penegakan Regulasi, Rehabilitasi Ekosistem, dan Penguatan Mitigasi Bencana

Strategi Terpadu Penyelamatan DAS Ciliwung: Pemulihan Hidrologi DAS, Penegakan Regulasi, Rehabilitasi Ekosistem, dan Penguatan Mitigasi Bencana

Penulis: Hatma Suryatmojo Intisari Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung merupakan salah satu DAS strategis di Indonesia yang kerap mengalami banjir besar akibat degradasi lingkungan dan perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali. Banjir di Jabodetabek, termasuk kejadian besar pada Maret 2025, menunjukkan pola berulang yang semakin parah setiap tahunnya, namun upaya mitigasi bencana yang dilakukan masih belum menyeluruh dan berkelanjutan. Kajian ini menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan krisis hidrologi DAS Ciliwung, termasuk deforestasi di kawasan…

Baca selanjutnya

Strategi dan Kebijakan Pengelolaan DAS Berbasis Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Strategi dan Kebijakan Pengelolaan DAS Berbasis Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Seluruh daratan permukaan bumi telah terbagi habis dalam wilayah dan sistem Daerah Aliran Sungai (DAS). DAS di Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menyediakan berbagai sumber daya bagi kebutuhan manusia, seperti sumber daya air dan lahan untuk mencukupi fungsi sebagai system penyangga kehidupan. Namun, banyak DAS di Indonesia mengalami degradasi dan kerusakan akibat berbagai faktor, termasuk aktivitas manusia dan perubahan iklim. Data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan setiap tahunnya, jumlah DAS…

Baca selanjutnya

Merancang Konservasi Ekosistem Waduk Mrica Berkelanjutan

Merancang Konservasi Ekosistem Waduk Mrica Berkelanjutan

Artikel Oleh : Hatma Suryatmojo Kekritisan Ekosistem Daerah Tangkapan Air Waduk Mrica Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu merupakan salah satu DAS kritis di Jawa Tengah (BPDAS SOP, 2004) yang meliputi beberapa kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap. Luas DAS Serayu sebesar 4.375 km2 dan sungai utama memiliki panjang 180 km dengan 11 anak sungainya. Di dalam DAS Serayu terdapat Waduk Panglima Jendral Sudirman, atau dikenal sebagai Waduk Mrica. DAS Serayu yang merupakan…

Baca selanjutnya
1 2 3